Contents
the email tool that makes email marketing simple
- Academy
- Pemasaran Email
- Cara Mendapatkan Ide untuk Newsletter Anda
Cara Mendapatkan Ide untuk Newsletter Anda
Published: · Last updated: · By Marcus Biel
In brief
Temukan cara mendapat inspirasi newsletter dengan jeda, masukan audiens, tren, konten lama, wawancara, cerita pribadi, dan format baru yang segar.
Anda telah bekerja keras mengerjakan newsletter email, tetapi tiba-tiba kehabisan ide untuk konten.
Wajar jika Anda merasa kewalahan dan frustrasi ketika menghadapi kebuntuan seperti ini. Jangan khawatir, ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk melewati kebuntuan kreatif ini. Berikut beberapa kiat yang akan membantu Anda mendapatkan inspirasi dan mulai membuat konten hebat lagi.
Beristirahatlah dan lakukan hal yang berbeda
Jika Anda sudah terlalu lama mengerjakan newsletter, mungkin inilah saatnya untuk beristirahat dan melakukan sesuatu yang tidak berkaitan. Anda bisa berjalan-jalan atau bermain gim—apa pun yang dapat membantu mengatasi kebuntuan menulis.
Ini akan memberi pikiran Anda kesempatan untuk beristirahat dan memulihkan energi, dan Anda mungkin mendapati bahwa ide-ide baru lebih mudah muncul setelah beristirahat.
Tinjau kembali tujuan dan sasaran newsletter Anda
Merenungkan hal yang ingin Anda capai melalui newsletter dapat membantu Anda berfokus pada topik dan ide yang paling penting, sekaligus memberi titik awal untuk menghasilkan konten baru. Mungkin Anda ingin memberi tahu orang-orang tentang isu tertentu, atau mungkin Anda ingin membagikan cerita yang menginspirasi dan memotivasi pembaca.
Berhenti sejenak dan meninjau kembali tujuan serta sasaran newsletter dapat membantu Anda kembali ke jalur yang benar. Misalnya, jika tujuan Anda adalah mengedukasi audiens tentang literasi keuangan, Anda dapat membuat konten seperti panduan cara melakukan sesuatu dan kuis untuk membantu mereka meningkatkan pemahaman tentang topik tersebut.
Bicaralah dengan orang lain dan tanyakan ide mereka
Baik kolega, teman, maupun audiens Anda jika Anda memiliki cara untuk menghubungi mereka—orang lain mungkin memiliki sudut pandang dan ide segar yang belum Anda pertimbangkan.
Misalnya, jika Anda menjalankan blog tentang pengasuhan anak, pertimbangkan untuk menanyakan kepada pembaca topik apa yang ingin mereka baca. Anda juga dapat meminta pendapat orang lain yang berada di industri yang sama; ini adalah cara yang bagus untuk mendapatkan sudut pandang berbeda dan memahami cara orang berpikir serta bertindak.
Cari inspirasi dari sumber lain
Penelusuran online dan offline dapat menghasilkan banyak ide. Anda mungkin ingin melihat buku, artikel, YouTube, atau situs web yang berkaitan dengan topik newsletter Anda.
Mungkin ada topik yang sedang tren yang dapat Anda bahas dalam newsletter, atau mungkin ada acara atau berita yang relevan bagi audiens Anda.
Menjelajahi media sosial atau forum online juga akan menunjukkan hal yang sedang dibicarakan orang di niche atau industri Anda. Anda dapat melangkah lebih jauh dengan menggunakan alat Google Trends untuk melihat topik apa yang sedang tren di lokasi tertentu di seluruh dunia.
Gunakan kembali konten lama
Jika Anda ingin menjaga newsletter tetap segar tetapi tidak memiliki waktu atau energi untuk membuat konten baru, Anda selalu dapat menggunakan kembali materi lama.
Telusuri newsletter dan artikel lama yang pernah Anda tulis, lalu lihat apakah ada yang dapat Anda sesuaikan. Anda dapat memperbarui tulisan lama dengan informasi baru atau menulis artikel lanjutan tentang topik populer. Misalnya, jika Anda pernah menulis unggahan blog tentang mengelola keuangan, Anda dapat menulis artikel lanjutan tentang cara berinvestasi dengan bijak.
Anda juga dapat menggunakan kembali unggahan media sosial Anda. Kembangkan sebuah tweet atau unggahan dan ubah menjadi artikel blog atau bahkan newsletter lengkap. Anda juga dapat mengambil konten dari platform lain untuk digunakan dalam newsletter, misalnya membuat infografik dari sebuah unggahan blog. Ada banyak cara untuk membuat konten yang sudah ada bekerja untuk Anda.
Wawancarai pakar industri, karyawan, dan pelanggan
Dengan mewawancarai berbagai orang di niche Anda, Anda dapat memperoleh wawasan berharga tentang hal yang sedang terjadi di industri dan menemukan cerita menarik untuk dibagikan kepada pembaca. Mengaitkan diri dengan para pemimpin industri juga dapat membantu membangun otoritas dan meningkatkan profil Anda.
Anda juga dapat mewawancarai karyawan atau pelanggan untuk mendapatkan perspektif orang dalam tentang bisnis Anda.Ini akan memberi Anda konten menarik yang unik bagi perusahaan Anda, sekaligus menunjukkan kepada pembaca siapa saja yang bekerja di balik layar.
Hubungi pelanggan untuk mendapatkan masukan tentang cara mereka menggunakan produk atau layanan Anda dan hal yang mereka sukai darinya. Anda dapat menggunakan masukan mereka untuk membuat konten yang relevan bagi pembaca dan dapat dibagikan di luar newsletter.
Anda bahkan dapat mengembangkan wawancara lebih jauh dengan merekam video atau podcast yang dapat dibagikan di berbagai kanal dan ditautkan dalam newsletter Anda.
Jangan takut menyertakan cerita pribadi
Bercerita adalah alat yang ampuh dan dapat membantu menghidupkan newsletter Anda. Membagikan cerita pribadi tidak hanya membantu mempererat hubungan dengan pembaca, tetapi juga menghasilkan konten menarik yang lebih mungkin membuat orang berinteraksi.
Bagikan cerita tentang diri Anda, atau minta anggota tim untuk menyumbangkan pengalaman pribadi mereka. Anda bahkan dapat meminta pelanggan membagikan cerita mereka karena hal ini akan memberi newsletter Anda kesan autentik dan membuatnya lebih menarik bagi pembaca.
Coba format atau pendekatan yang berbeda
Jika biasanya Anda menulis artikel panjang dan mendetail untuk newsletter, cobalah sesuatu yang lebih singkat dan langsung pada inti. Atau, jika Anda terbiasa menyertakan grafik dan gambar, pertimbangkan untuk membuat video atau infografik.
Bereksperimen dengan berbagai format dapat membantu menjaga agar semuanya tetap menarik dan memberi pembaca sesuatu yang baru setiap kali mereka membuka kotak masuk email.
Ringkasan
Saat kehabisan ide untuk newsletter, jangan panik. Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan agar kreativitas mengalir kembali. Anda dapat menjelajahi media sosial atau forum online, menggunakan kembali konten lama, mewawancarai pakar industri atau karyawan, dan menghubungi pelanggan untuk mendapatkan wawasan berharga. Jangan takut menyertakan cerita pribadi dalam newsletter Anda. Bercerita adalah alat yang ampuh yang dapat membantu mempererat hubungan dengan pembaca. Terakhir, cobalah bereksperimen dengan berbagai format atau pendekatan agar pembaca tetap tertarik pada newsletter Anda dan terus menantikannya.
Ready to Send Better Emails?
Stop juggling bloated tools or overpriced plans. Maildroppa offers personal support, GDPR-level privacy, and powerful email marketing - starting free forever.
No credit card required. No time limit.