Contents

the email tool that makes email marketing simple

Sign Up FreeNo credit card required.
maildroppa-promo-notebookmaildroppa-promo-spaceship

Cara Membangun Strategi Pemasaran Newsletter yang Efektif

Published: · Last updated: · By

In brief

Pelajari cara menetapkan tujuan, mengenal audiens, membuat konten, menumbuhkan daftar, mengirim, dan mengukur newsletter untuk hasil bisnis lebih baik.

Tim merencanakan strategi pemasaran newsletter, menekankan kolaborasi untuk kampanye email yang sukses pada 2025.

Pernah bertanya-tanya mengapa beberapa newsletter langsung menarik perhatian Anda, sementara yang lain langsung Anda hapus? Rahasianya bukan keberuntungan—melainkan strategi yang jelas. Bayangkan newsletter Anda seperti sepeda: jika rantainya tidak terpasang, sekeras apa pun Anda mengayuh, Anda tidak akan bergerak. Artikel ini menunjukkan cara memasang kembali rantai tersebut agar sepeda dapat melaju dengan lancar. Anda akan mempelajari langkah-langkah sederhana untuk menetapkan tujuan, memahami audiens, dan membuat konten yang benar-benar ingin dibaca orang. Baik Anda baru memulai maupun ingin memulai kembali dengan pendekatan baru, di akhir panduan ini, Anda akan memiliki semua yang dibutuhkan untuk membuat newsletter yang menghasilkan dampak nyata dalam kampanye pemasaran Anda. Siap melaju?

Tentukan Tujuan Newsletter Anda

Untuk membuat strategi newsletter pemasaran digital yang efektif, mulailah dengan tujuan yang terdefinisi dengan baik. Tujuan yang kuat membantu Anda membentuk konten dan melacak kemajuan.

Gunakan kerangka SMART untuk menetapkan tujuan Anda:

  • Spesifik: Nyatakan dengan tepat apa yang ingin Anda capai.

  • Terukur: Tentukan cara mengukur keberhasilan.

  • Dapat dicapai: Pastikan tujuan Anda realistis berdasarkan sumber daya yang tersedia.

  • Relevan: Selaraskan tujuan dengan sasaran bisnis Anda.

  • Berbatas waktu: Tetapkan tenggat waktu agar tetap berada di jalur yang benar.

Diagram tujuan SMART untuk strategi pemasaran newsletter: spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, berbatas waktu.

Sebagai contoh, alih-alih mengatakan "meningkatkan penjualan," tetapkan tujuan yang lebih spesifik seperti:

"Meningkatkan penjualan produk terkait sebesar 15% sebelum 30 Juni."

Tujuan ini akan mengarahkan strategi newsletter Anda dan memengaruhi metrik yang dipilih. Misalnya, tujuan meningkatkan penjualan sebesar 15% dapat mendorong Anda menawarkan bundel atau diskon, dengan metrik "Pendapatan dari Bundel" untuk melacak kemajuan.

Berikut cara tujuan Anda membentuk strategi yang digunakan dan metrik yang dilacak:

Tujuan BisnisStrategi Newsletter EmailMetrik yang Dilacak
Meningkatkan penjualan sebesar 15%Menawarkan bundel atau diskon untuk produk terkaitPendapatan dari bundel atau penawaran khusus
Meningkatkan pembelian ulang sebesar 20%Merekomendasikan produk berdasarkan pembelian sebelumnyaRasio konversi pembelian ulang
Mengurangi churn sebesar 10%Mengirim penawaran khusus kepada pelanggan yang tidak aktifRasio keterlibatan kembali
Meningkatkan kesadaran merekMembagikan cerita atau pengalaman pelangganRasio pembukaan, penyebutan di media sosial

Fokuslah pada satu tujuan utama setiap kuartal agar konten tetap terarah dan berdampak. Tujuan sekunder dapat mendukung sasaran utama, tetapi hindari membuat strategi terlalu rumit.

Tentukan Metrik Keberhasilan Anda (KPI)

Setelah tujuan ditetapkan dengan jelas, saatnya memilih metrik yang tepat untuk melacak kemajuan. Metrik menunjukkan seberapa baik strategi Anda berjalan dan apakah Anda berada di jalur yang tepat untuk mencapai tujuan.

Pilih indikator kinerja utama (KPI) yang selaras langsung dengan tujuan utama. Metrik ini membantu Anda mengevaluasi efektivitas newsletter.

Dua metrik penting yang perlu diperhatikan adalah:

Rumus rasio pembukaan dalam strategi pemasaran newsletter: pembukaan unik dibagi email terkirim dikali 100.

  • Rasio Pembukaan: Menunjukkan berapa banyak penerima yang membuka email Anda, sekaligus menunjukkan efektivitas baris subjek dan konten. Rasio pembukaan yang lebih tinggi berarti audiens Anda terlibat.

Rumus pendapatan per email dalam strategi pemasaran newsletter: total pendapatan kampanye dibagi email terkirim.

  • Pendapatan per Email: Mengukur pendapatan yang dihasilkan dari setiap email. Metrik ini melacak seberapa baik konten email mendorong penjualan atau konversi.

Kedua metrik ini memberikan wawasan tentang apakah strategi Anda menghasilkan hasil yang diinginkan.

Tolok Ukur Industri

Meskipun tolok ukur dapat bervariasi, angka ini memberikan panduan yang berguna untuk menetapkan target realistis:

  • Rasio Pembukaan: Targetkan 40–50%, tetapi sesuaikan dengan perilaku audiens Anda.

  • Pendapatan per Email: Meskipun bervariasi berdasarkan produk dan audiens, fokuslah pada peningkatan stabil yang mencerminkan tujuan bisnis spesifik Anda.

Gunakan tolok ukur ini sebagai referensi, bukan target yang kaku. Sesuaikan berdasarkan industri dan audiens Anda.

Metode Pelacakan Sederhana

Untuk melacak keberhasilan newsletter, gunakan alat sederhana seperti:

  • Kode Kupon: Berikan kode unik (misalnya, NEWSLETTER10) dalam email untuk melacak pembelian yang terkait langsung dengan kampanye Anda.

  • Tautan Pelacakan: Tambahkan tag UTM (misalnya, ?utm_source=newsletter) ke tautan dalam email untuk melacak lalu lintas yang berasal dari kampanye Anda.

Selalu uji metode pelacakan ini sebelum mengirim email untuk memastikan datanya akurat.

Dengan menetapkan tujuan yang jelas dan berfokus pada metrik yang tepat, Anda dapat mengukur kinerja newsletter dan menyempurnakan strategi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Untuk membahas KPI ini secara lebih mendalam, baca panduan lengkap kami tentang metrik pemasaran email.

Kenali Audiens Anda

Mengenal pembaca adalah langkah pertama menuju newsletter yang sukses. Saat memahami siapa pelanggan Anda dan apa yang mereka butuhkan, email Anda menjadi bermanfaat dan relevan.  Mari kita bahas cara mengenal pembaca dengan lebih baik.

Buat Persona Pelanggan

Persona adalah profil singkat pembaca tipikal Anda. Untuk membuat templat persona, jawab pertanyaan berikut:

  • Siapa mereka? Usia, pekerjaan, kehidupan sehari-hari, dan minat

  • Masalah apa yang mereka hadapi? Pikirkan masalah yang dapat dibantu diselesaikan oleh email Anda

  • Apa yang mereka inginkan dari email Anda? Tips praktis, saran bermanfaat, diskon, atau ide produk

Contoh persona:

Profesional Sibuk: Usia 25–40 tahun, jam kerja panjang, waktu luang terbatas. Menginginkan tips yang menghemat waktu atau uang.

Segmentasikan Daftar Pelanggan Anda

Segmentasi daftar email: kelompok merah mewakili pelanggan baru, kelompok kuning pembeli setia, yang menunjukkan strategi newsletter yang disesuaikan.

Segmentasi berarti mengelompokkan pelanggan berdasarkan minat atau perilaku mereka. Cara umum untuk melakukan segmentasi meliputi:

  • Perilaku: Seberapa sering pelanggan membuka email, tautan yang diklik, dan barang yang dibeli

  • Lokasi: Pelanggan yang dikelompokkan berdasarkan negara, kota, atau zona waktu

  • Minat: Pelanggan yang menyukai diskon, tutorial, atau pembaruan produk

Dengan melakukan segmentasi, setiap kelompok dalam audiens target menerima konten yang mereka pedulikan. Pembaca aktif mendapatkan wawasan yang lebih mendalam. Pembaca yang kurang aktif mendapatkan pembaruan yang lebih singkat atau pengingat ringan.

Tinjau dan perbarui segmen secara berkala karena minat pelanggan dapat berubah seiring waktu.

Terus Pelajari Pembaca Anda

Kebutuhan orang terus berkembang. Setiap beberapa bulan, tinjau persona dan segmen pelanggan. Gunakan survei, umpan balik pelanggan, dan data klik agar tetap mengikuti perkembangan. Dengan demikian, newsletter Anda tetap bermanfaat dan menarik.

Salah satu cara yang baik untuk mengenal pembaca adalah menganalisis newsletter yang sudah mereka baca. Anda akan menemukan panduan langkah demi langkah pada bagian berikutnya.

Analisis Kompetitor: Temukan Keunggulan Anda

Dua petinju pria bertarung di dalam ring, melambangkan persaingan bisnis dan pengaruhnya terhadap strategi newsletter email Anda Menganalisis newsletter kompetitor membantu Anda menemukan cara untuk membuat newsletter yang unik dan bernilai. Analisis ini menyoroti hal-hal yang dilakukan kompetitor dengan baik, kekurangan mereka, serta cara Anda memenuhi kebutuhan pelanggan dengan lebih baik.

Tentukan Seberapa Sering Mengirim Email

Mulailah dengan berlangganan newsletter kompetitor dan melacak frekuensi email mereka selama setidaknya satu bulan. Ini akan memberi gambaran tentang hal yang umum di niche Anda. Alih-alih langsung menyamai kompetitor yang paling sering mengirim email, mulailah dengan lebih sedikit email dan pertahankan jadwal yang konsisten. Amati rasio pembukaan dan rasio berhenti berlangganan dengan saksama, lalu sesuaikan frekuensi sesuai kebutuhan. Konsistensi tanpa membebani pembaca akan membangun loyalitas.

Tawarkan Konten yang Lebih Baik dengan Mengisi Kesenjangan

Perhatikan dengan saksama topik yang dibahas kompetitor. Catat area yang mereka tangani dengan baik serta topik yang tidak mereka bahas secara menyeluruh atau sama sekali. Jika produk Anda menyelesaikan masalah yang mereka abaikan, tonjolkan hal tersebut. Untuk topik populer, tawarkan pendekatan baru melalui tips mendalam, panduan praktis, atau contoh yang relevan. Upaya tambahan ini membantu newsletter Anda tampil menonjol sebagai sumber yang benar-benar bermanfaat.

Ciptakan Gaya Visual yang Unik

Desain newsletter harus menarik perhatian. Tinjau email kompetitor dengan saksama, terutama tata letak, warna, dan gambar yang mereka gunakan. Pilih gaya visual yang sesuai dengan merek Anda, tetapi terlihat berbeda dari kompetitor. Jika mereka menggunakan warna-warna cerah dan berani, Anda dapat memilih gaya yang lebih sederhana dan minimalis. Keunikan ini membantu pelanggan mengenali dan menghargai email Anda.

Personalisasikan Email Lebih dari Sekadar Nama

Personalisasi yang efektif lebih dari sekadar menggunakan nama pelanggan. Periksa cara kompetitor mempersonalisasi email mereka. Jika mereka masih menggunakan pendekatan dasar, Anda memiliki peluang untuk melangkah lebih jauh. Sesuaikan konten newsletter berdasarkan minat, perilaku sebelumnya, atau interaksi terdahulu pelanggan. Hal ini membuat pembaca merasa dihargai dan dipahami, sekaligus mempererat hubungan mereka dengan merek Anda.

Tingkatkan Keterlibatan dengan Interaksi

Amati cara kompetitor mendorong pembaca untuk berinteraksi—apakah mereka menggunakan kuis, survei, atau jajak pendapat? Terapkan ide tersebut dalam newsletter Anda, tetapi tambahkan sentuhan kreatif sendiri. Pertimbangkan hadiah untuk partisipasi, jajak pendapat yang memengaruhi konten mendatang, atau email tindak lanjut berdasarkan interaksi pembaca. Keterlibatan aktif membangun audiens yang lebih berkomitmen.

Periksa Aktivitas Kompetitor Secara Berkala

Analisis kompetitor harus dilakukan secara berkelanjutan. Atur pengingat untuk meninjau kompetitor setiap beberapa bulan. Hal ini membantu Anda tetap mengetahui tren yang berubah, strategi baru, dan penyesuaian pendekatan mereka. Pemeriksaan rutin memastikan newsletter Anda tetap relevan, efektif, dan selangkah lebih maju.

Contoh: Menyusun Newsletter "Weekend Tune-Up Plan"

Mari satukan semuanya melalui contoh praktis newsletter khusus untuk pesepeda yang menggunakan sepeda untuk bepergian di perkotaan—"Weekend Tune-Up Plan."

Bayangkan Anda mengelola newsletter yang ditujukan kepada pesepeda harian yang meluangkan akhir pekan untuk merawat sepeda. Setelah menganalisis kompetitor populer—GearUp Weekly dan CityPedal Stories—Anda melihat bahwa mereka unggul dalam ulasan perlengkapan dan cerita pesepeda, tetapi masih memiliki kekurangan dalam waktu pengiriman email, struktur, dan personalisasi.

Berdasarkan wawasan tersebut, Anda memosisikan newsletter secara strategis:

Jadwal Konsisten:
Kirim email setiap Kamis malam agar pelanggan dapat mempersiapkan tugas akhir pekan.

Konten Sederhana dan Praktis:
Kelompokkan aktivitas perawatan yang direkomendasikan berdasarkan waktu yang tersedia:

  • 15 menit: Periksa tekanan ban, lumasi rantai

  • 30 menit: Ganti kampas rem, luruskan roda

  • 60 menit: Kuras rem, pasang rantai baru

Pria melumasi rantai sepeda, menggambarkan tips perawatan newsletter yang terinspirasi dari analisis kompetitor

Kejelasan Visual:
Gunakan desain minimalis monokrom yang berbeda dari format kompetitor yang penuh warna, dilengkapi GIF instruksional singkat dan daftar periksa yang dapat diunduh.

Personalisasi Interaktif:
Sertakan jajak pendapat singkat untuk mengetahui minat perawatan yang akan datang. Sesuaikan konten berdasarkan jenis sepeda pelanggan (sepeda balap, hybrid, atau e-bike), yang dikumpulkan saat pendaftaran. Selain itu, kirim tindak lanjut singkat pada hari Senin kepada pelanggan yang membuka email hari Kamis untuk menanyakan bagaimana perawatan sepeda mereka selama akhir pekan.

Dengan menerapkan wawasan dari analisis kompetitor, newsletter "Weekend Tune-Up Plan" memberikan nilai yang konsisten, praktis, dan dipersonalisasi, sehingga mendapatkan kepercayaan dan keterlibatan audiens dari minggu ke minggu.

Strategi Konten Newsletter

Dengan tujuan yang jelas dan pemahaman yang baik tentang pelanggan, Anda siap membuat konten yang dihargai pembaca. Strategi konten menentukan apa yang Anda tulis, cara menyusunnya, dan cara memberikan nilai kepada pelanggan.

Pilih 3–4 Topik Inti

Tentukan tiga hingga empat topik utama—sering disebut “pilar konten”—yang secara rutin dibahas dalam newsletter. Misalnya, newsletter toko sepeda dapat mencakup sorotan produk, tips perawatan, kisah sukses pesepeda, dan saran bersepeda sesuai musim.

Dengan merotasi pilar-pilar ini, newsletter menjadi familiar, terorganisasi, dan bernilai, sehingga mendorong pembaca membuka setiap edisi baru.

Gunakan Aturan 80/20 untuk Menyeimbangkan Konten

Sekitar 80% newsletter harus berisi konten bermanfaat atau edukatif seperti tips, wawasan industri, atau kisah sukses. Batasi pesan promosi langsung atau penawaran penjualan hingga sekitar 20%.

Keseimbangan ini memosisikan email Anda sebagai sumber daya, bukan promosi penjualan, sehingga membangun kepercayaan dan keterlibatan pelanggan.

Kembangkan Suara Merek yang Konsisten

Suara merek adalah cara bisnis Anda berkomunikasi melalui newsletter. Pilih nada yang sesuai dengan kepribadian merek—santai, ramah, profesional, atau jenaka—dan gunakan secara konsisten.

Suara yang konsisten membantu pelanggan mengenali email Anda, memperkuat rasa familiar dan kepercayaan.

Ikuti Struktur Sederhana yang Dapat Diulang

Permudah pelanggan memahami dan menggunakan newsletter dengan mengikuti struktur sederhana:

  • Hook: Kalimat atau pertanyaan singkat untuk menarik perhatian

  • Konten Utama: Berikan saran praktis dalam sekitar 200 kata

  • Tindakan Cepat: Akhiri dengan tindakan kecil dan langsung yang dapat dilakukan pembaca—sesuatu yang dapat diselesaikan dalam satu atau dua menit

Menggunakan struktur yang sama membuat newsletter lebih mudah ditulis dan lebih cepat dibaca serta ditindaklanjuti oleh pelanggan.

Sertakan Satu Ajakan Bertindak (CTA) yang Jelas

Setiap newsletter harus berfokus pada satu langkah berikutnya yang spesifik—mengunjungi situs web, membeli penawaran, atau membaca panduan bermanfaat. Satu CTA yang kuat meningkatkan kemungkinan pelanggan bertindak, sedangkan banyak CTA dapat mengurangi hasil.

Buat Rutinitas Menulis yang Mudah

Hindari proses yang rumit dengan mengikuti alur kerja sederhana:

  • Ide: Catat ide konten dengan cepat saat muncul.

  • Draf: Pindahkan ide ke sini saat siap menulis.

  • Siap: Periksa kembali newsletter, lalu pindahkan ke sini sampai siap dikirim.

Sesi menulis singkat yang terjadwal membantu Anda tetap konsisten tanpa merasa kewalahan.

Optimalkan Baris Subjek & Teks Pratinjau

Baris subjek sangat penting—buat singkat (idealnya 6–8 kata) dan menarik. Sertakan teks pratinjau (cuplikan setelah baris subjek) untuk menambahkan konteks dan mendorong pelanggan membuka email.

Buat Email Mudah Dibaca dan Cepat Dimuat

Pelanggan biasanya memindai email dengan cepat, sering kali melalui perangkat seluler. Agar email mudah dibaca:

  • Gunakan tata letak satu kolom yang ramah seluler.

  • Buat judul singkat dan kuat agar pembaca yang memindai dapat langsung memahami kontennya.

  • Pilih font yang jelas dengan ukuran 16–20 px.

  • Tulis paragraf pendek (masing-masing 1–3 kalimat).

  • Pastikan jarak antarbaris cukup untuk keterbacaan.

  • Buat tombol dan tautan teks cukup besar agar nyaman diketuk pada layar seluler.

  • Tempatkan informasi penting dan CTA di dekat bagian atas.

  • Optimalkan ukuran gambar sekitar 100–200 KB agar lebih cepat dimuat.

Email yang cepat dimuat dan jelas secara visual mendorong keterlibatan lebih tinggi serta mengurangi pelanggan yang berhenti berlangganan.

Sediakan Versi Teks Biasa

Selalu sertakan versi teks biasa dalam email. Ini memastikan pesan Anda tetap sampai kepada pelanggan meskipun gambar atau elemen HTML gagal dimuat. Cara ini juga meningkatkan keterkiriman email.

Untuk wawasan dan contoh yang lebih mendalam tentang cara membuat newsletter efektif, lihat panduan lengkap kami tentang cara membangun strategi konten newsletter.

Dengan mengikuti langkah-langkah praktis ini, newsletter Anda akan secara konsisten memberikan nilai dan pertumbuhan bagi bisnis.

Pilih Perangkat Lunak Newsletter Anda

Memilih perangkat lunak yang tepat merupakan langkah penting dalam membangun newsletter. Alat yang tepat membantu Anda membuat dan mengirim email dengan mudah, melacak hasil, serta mengelola pelanggan.

Berikut fitur utama yang perlu dicari.

Kemudahan Penggunaan
Pilih perangkat lunak yang mudah digunakan, bahkan jika Anda tidak terlalu memahami teknologi. Editor seret dan lepas akan memudahkan Anda mendesain newsletter ramah seluler tanpa coding. Ini menghemat waktu dan membantu memastikan email terlihat profesional.

Personalisasi & Segmentasi
Cari alat yang memungkinkan Anda mempersonalisasi email dengan menambahkan nama pelanggan atau menyesuaikan konten berdasarkan minat. Alat tersebut juga harus memungkinkan Anda mengelompokkan pelanggan ke dalam segmen, sehingga Anda dapat mengirim konten tertarget yang lebih relevan bagi mereka.

Otomatisasi & Penjadwalan
Pilih layanan yang memungkinkan Anda mengotomatiskan email umum, seperti pesan selamat datang atau email tindak lanjut. Layanan tersebut juga harus memungkinkan Anda menjadwalkan email pada waktu tertentu, baik segera maupun di kemudian hari.

Pengelolaan Pelanggan
Pastikan perangkat lunak membantu Anda mengelola daftar pelanggan dengan mudah. Anda harus dapat mengimpor dan memperbarui kontak tanpa kerepotan. Menjaga daftar tetap terorganisasi merupakan kunci keberhasilan pemasaran email.

Analitik
Platform harus menyediakan analitik yang mudah dipahami. Cari laporan yang menampilkan rasio pembukaan, rasio klik, dan performa email. Wawasan ini membantu Anda meningkatkan strategi seiring waktu.

Paket Terjangkau & Dukungan
Penting untuk memilih perangkat lunak yang sesuai dengan anggaran. Cari platform yang menawarkan paket gratis atau uji coba agar dapat mengujinya sebelum berkomitmen. Pastikan juga tersedia dukungan pelanggan yang andal jika mengalami masalah.

Sebagai contoh, platform seperti Maildroppa menyediakan semua fitur yang disebutkan di atas. Platform ini dirancang untuk membantu bisnis mengembangkan upaya pemasaran newsletter, sehingga lebih mudah mengelola pelanggan, mempersonalisasi konten, dan melacak kinerja. Memilih perangkat lunak yang tepat akan mempersiapkan Anda menuju kesuksesan, membantu membangun dan mengembangkan daftar pelanggan yang sehat dan terlibat, sekaligus menjaga semuanya tetap sederhana dan terorganisasi.

Setelah memilih perangkat lunak email, arahkan perhatian Anda untuk memperluas daftar pembaca.

Bangun & Kembangkan Daftar Pelanggan

Grafik garis yang menunjukkan pertumbuhan daftar pelanggan newsletter hingga 16.569, memvisualisasikan kemajuan pembangunan daftar yang stabil

Kualitas pelanggan secara langsung memengaruhi metrik inti newsletter, seperti Rasio Pembukaan dan Pendapatan per Email. Targetkan pelanggan yang benar-benar menginginkan email Anda—500 pembaca yang terlibat dan rutin membuka serta mengeklik email akan mengungguli 5.000 pembaca yang tidak tertarik. Pertumbuhan membutuhkan kesabaran, tetapi kualitas audiens selalu lebih penting daripada jumlah semata.

Jangan Pernah Mengambil Jalan Pintas

Membeli daftar email mungkin terlihat menggoda, tetapi hal ini dapat merusak reputasi pengirim, memicu keluhan spam, atau bahkan membuat Anda masuk daftar hitam. Selalu bangun daftar secara organik dengan mendapatkan pelanggan asli yang secara aktif menyetujui untuk menerima komunikasi dari Anda.

Tawarkan Alasan yang Tak Tertolak untuk Bergabung

Berikan alasan kuat bagi calon pelanggan untuk bergabung ke daftar Anda, seperti penawaran eksklusif, akses awal, panduan bermanfaat, atau daftar periksa praktis. Misalnya, toko perlengkapan berkebun dapat menawarkan PDF berjudul “Tips Perawatan Tanaman Lima Menit untuk Orang Sibuk.” Menonjolkan manfaat ini mendorong pendaftaran dengan menunjukkan nilai langsung.

Permudah Pendaftaran

Buat formulir pendaftaran singkat—biasanya cukup alamat email dan mungkin nama depan. Tempatkan formulir secara menonjol di halaman beranda, sebagai banner, atau bahkan pop-up yang tidak mengganggu. Pastikan formulir mudah digunakan di perangkat seluler dan mematuhi peraturan privasi.

Manfaatkan Media Sosial untuk Mempercepat Pertumbuhan

Manfaatkan media sosial untuk menyoroti keuntungan berlangganan newsletter. Tampilkan cuplikan, testimoni pelanggan, atau pratinjau eksklusif. Pengingat rutin tentang nilai yang Anda berikan mendorong pengikut bergabung ke daftar Anda.

Bangun Kepercayaan melalui Transparansi

Beri tahu pelanggan dengan tepat apa yang akan mereka terima dan seberapa sering Anda menghubungi mereka. Metode double opt-in membantu mengonfirmasi minat, mengurangi keluhan spam, dan memperkuat kepercayaan pelanggan.

Jaga Kesehatan Daftar

Hapus alamat email yang tidak aktif atau terpental secara berkala. Daftar pelanggan yang lebih kecil, bersih, dan terlibat meningkatkan reputasi pengirim, memperbaiki keterkiriman, dan menghasilkan kinerja yang lebih baik.

Untuk tips yang lebih mendetail, lihat panduan lengkap kami tentang cara membangun daftar email.

Temukan Waktu Pengiriman yang Optimal

Jam yang menunjukkan waktu New York, London, Moskwa, dan Tokyo, menyoroti waktu pengiriman newsletter yang optimal di berbagai zona waktu

Mengirim newsletter pada waktu yang tepat dapat sangat memengaruhi jumlah orang yang membuka dan berinteraksi dengannya. Namun, bagaimana mengetahui waktu yang tepat? Meskipun ada panduan umum, waktu terbaik untuk audiens Anda bergantung pada kebiasaan mereka. Cara terbaik untuk mengetahuinya adalah dengan melakukan pengujian.

Mulai dari Tolok Ukur yang Teruji

Berikut beberapa titik awal yang berguna:

  • Audiens B2B:
    Kirim email di pertengahan minggu (Selasa–Kamis) antara pukul 09.00–11.00 atau pukul 13.00–14.00.

  • Audiens B2C:
    Targetkan pagi di pertengahan minggu (sekitar pukul 10.00), Jumat pagi, malam sekitar pukul 20.00, atau Minggu pagi (pukul 08.00–10.00).

  • Audiens global:
    Sesuaikan waktu pengiriman berdasarkan zona waktu pelanggan.

Uji dan Sesuaikan

Tolok ukur ini merupakan titik awal yang baik, tetapi pengujian adalah cara menemukan waktu terbaik bagi audiens Anda. Coba kirim email yang sama pada waktu atau hari berbeda dan lacak respons pelanggan. Anda akan mulai melihat pola yang membantu menemukan waktu pengiriman ideal.

Gunakan Analitik Situs Web

Situs web juga dapat memberikan petunjuk tentang kapan audiens aktif. Periksa kapan pengunjung paling terlibat dengan konten Anda. Kemudian, sesuaikan pengiriman email dengan waktu-waktu sibuk tersebut untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Tetap Fleksibel

Kebiasaan pelanggan dapat berubah, sehingga penting untuk terus menguji dan menyesuaikan jadwal. Dengan tetap fleksibel dan beradaptasi seiring waktu, Anda akan terus meningkatkan keterlibatan.

Untuk tips waktu pengiriman yang lebih mendetail, lihat panduan kami tentang waktu terbaik untuk mengirim email pemasaran.

Cara Menyiapkan & Mengirim Newsletter

Mengirim newsletter adalah langkah terakhir yang penting sebelum menjangkau audiens. Untuk memastikan setiap email terlihat profesional, memenuhi standar hukum, dan sampai kepada pelanggan dengan baik, ikuti panduan sederhana berikut dengan saksama.

Patuhi Hukum Pemasaran Email (GDPR dan CAN-SPAM)

Teks GDPR di atas peta Eropa dengan bintang-bintang Uni Eropa, yang merepresentasikan kepatuhan pemasaran email terhadap undang-undang perlindungan data Eropa.

Dua undang-undang pemasaran email penting melindungi pelanggan dan bisnis Anda:

  • GDPR (untuk pelanggan di Eropa)

  • CAN-SPAM Act (untuk pelanggan di A.S.)

Setiap email yang Anda kirim harus menyertakan:

  • Alamat pos lengkap bisnis Anda (alamat kantor atau kotak pos).

  • Tautan berhenti berlangganan yang berfungsi agar pelanggan dapat berhenti menerima email kapan saja.

Selain itu, sebaiknya sediakan tautan bagi pelanggan untuk memperbarui preferensi email mereka. Ini memberi pelanggan kendali dan membantu mempertahankan keterlibatan.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang undang-undang ini, baca panduan ramah pemula kami:

Lindungi Reputasi Pengirim Anda

Reputasi pengirim menentukan apakah email masuk ke kotak masuk atau ditandai sebagai spam. Untuk membangun reputasi yang kuat, ikuti praktik terbaik berikut:

  • Selalu gunakan nama pengirim yang sama dan mudah dikenali (misalnya, “_Anna dari YourCompan_y”).

  • Kirim dari alamat email bisnis Anda (misalnya, anna@yourcompany.com). Hindari alamat umum (noreply@) atau penyedia email gratis seperti Gmail.

  • Hindari kata-kata yang terkesan spam di baris subjek, seperti "GRATIS," "WAKTU TERBATAS," atau "MENDESAK." Hindari juga penggunaan semua huruf kapital dan tanda baca berlebihan.

Reputasi pengirim yang kuat membantu lebih banyak pelanggan menerima email Anda di kotak masuk.

Selalu Kirim Email Uji Terlebih Dahulu

Sebelum mengirim newsletter kepada pelanggan, selalu kirim email uji kepada diri sendiri. Periksa dengan saksama:

  • Tautan berfungsi: Apakah semua tautan menuju tempat yang benar?

  • Gambar: Apakah gambar dimuat dengan baik?

  • Format: Apakah tata letaknya mudah dibaca?

  • Ejaan dan tata bahasa: Apakah semuanya benar?

  • Keterbacaan di seluler dan desktop: Apakah tampilannya baik di ponsel dan komputer?

Langkah ini membantu Anda menemukan kesalahan sebelum pelanggan melihatnya.

Jadwalkan Waktu Pengiriman secara Strategis

Anda dapat mengirim newsletter segera atau menjadwalkannya untuk nanti. Penjadwalan sering kali lebih baik karena:

  • Anda dapat menyiapkan newsletter terlebih dahulu dengan tenang.

  • Anda dapat menjadwalkan newsletter sesuai waktu optimal yang telah diidentifikasi sebelumnya.

  • Anda dapat mengirim email pada waktu optimal yang berbeda untuk kelompok pelanggan yang berbeda.

Perbaiki Kesalahan Setelah Pengiriman

Bahkan setelah pengujian yang saksama, terkadang kesalahan masih dapat terjadi. Alat pemasaran email seperti Maildroppa memungkinkan Anda memperbaiki tautan yang rusak setelah newsletter dikirim, selama pelacakan klik diaktifkan.

Jika alat Anda tidak menawarkan opsi ini, sangat penting untuk memeriksa ulang semuanya dengan saksama sebelum menekan tombol kirim. Ini adalah cara terbaik untuk menghindari masalah dan menjaga newsletter tetap profesional.

Dengan mengikuti panduan sederhana ini, setiap newsletter yang Anda kirim akan patuh, profesional, dan efektif, sehingga membantu Anda mencapai tujuan pemasaran email dengan percaya diri.

Evaluasi & Sesuaikan Newsletter Anda

Mengevaluasi kinerja newsletter email berarti membandingkan hasil aktual dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya. Jika target Anda adalah rasio pembukaan 40–50% dan pertumbuhan pendapatan per email yang berkelanjutan, saatnya melihat kinerja Anda dan melakukan penyesuaian bila perlu.

Gunakan contoh newsletter “Weekend Tune-Up Plan”:

  • Rasio Pembukaan: 36% (di bawah target 40%)

  • Pendapatan per Email: $0.05 (tidak meningkat sesuai rencana)

Jika rasio pembukaan berada di bawah target, bereksperimenlah dengan mengubah baris subjek. Contohnya:

  • Asli: "Siapkan Sepeda Anda untuk Akhir Pekan!"

  • Lebih langsung: "Daftar Periksa Akhir Pekan: Apakah Sepeda Anda Siap?"

  • Lebih menarik: "3 Langkah Cepat untuk Gowes Akhir Pekan yang Sempurna"

Ubah hanya satu elemen dalam satu waktu untuk mengetahui hal yang meningkatkan hasil.

Jika pendapatan per email tetap atau berada di bawah ekspektasi, sesuaikan konten email:

  • Pindahkan penawaran utama atau tautan unduhan ke posisi yang lebih tinggi.

  • Gunakan ajakan bertindak yang lebih jelas seperti "Klaim Diskon 10% Anda Sekarang" alih-alih kata-kata umum seperti "Unduh."

Setiap dua bulan, tinjau tren secara keseluruhan. Jika rasio pembukaan tidak mencapai target, sesuaikan jadwal pengiriman. Jika pendapatan per email tetap stagnan, perkenalkan penawaran baru atau ubah posisi konten yang sudah ada.

Evaluasi rutin dan penyesuaian yang terarah membantu newsletter bekerja lebih baik, membawa Anda secara konsisten menuju tujuan bisnis.

Kesimpulan

Menjalankan kampanye newsletter email seperti menjaga sepeda dalam kondisi terbaik—tidak pernah benar-benar “selesai.” Anda menyetelnya, mengujinya, dan mengencangkan baut setiap kali terdengar bunyi bergetar. Rencanakan setiap perjalanan (tetapkan tujuan SMART), periksa kecepatan dan jarak (lacak metrik yang tepat), serta dengarkan bunyi aneh dari rantai (umpan balik pelanggan).

Pertahankan rutinitas tersebut dan setiap pengiriman akan melaju sedikit lebih mulus daripada sebelumnya—tanpa rantai lepas, tanpa usaha yang terbuang, hanya kemajuan stabil menuju tujuan bisnis Anda.

Siap memulai? Pilih satu tujuan hari ini, rencanakan perjalanan pertama Anda, dan kayuh dengan percaya diri. Newsletter Anda, seperti sepeda yang dirawat dengan baik, akan membawa Anda lebih jauh dari yang Anda bayangkan.

Ready to Send Better Emails?

Stop juggling bloated tools or overpriced plans. Maildroppa offers personal support, GDPR-level privacy, and powerful email marketing - starting free forever.

Sign Up For Free

No credit card required. No time limit.