Contents
the email tool that makes email marketing simple
- Academy
- Pemasaran Email
- 10 Tips tentang Cara Menghindari Folder Spam
10 Tips tentang Cara Menghindari Folder Spam
Published: · Last updated: · By Marcus Biel
In brief
Pelajari 10 cara agar email marketing tidak masuk folder spam, dari autentikasi domain dan daftar kontak bersih hingga pengujian kampanye.
Tidak diragukan lagi, folder spam adalah salah satu tempat yang paling ditakuti di internet.
Menurut laporan spam dan phishing Kaspersky tahun 2025, spam menyumbang 44,99% dari lalu lintas email global pada tahun 2025. Skala ini membuat autentikasi pengirim yang kuat dan pengelolaan daftar email yang cermat menjadi sangat penting.
Jadi, apa artinya bagi kampanye pemasaran email Anda? Kemungkinan email Anda masuk ke folder spam kini lebih besar daripada sebelumnya.
Kabar baiknya, ada beberapa langkah sederhana yang dapat Anda lakukan untuk menghindari folder spam dan memastikan email Anda terkirim ke kotak masuk.
1. Pilih alamat pengirim yang mudah dikenali
Gunakan alamat email yang terkait dengan merek Anda dan pastikan alamat tersebut mudah diingat. Hindari penggunaan alamat umum seperti info@ atau sales@, karena alamat-alamat ini lebih mungkin ditandai sebagai spam.
Alamat email yang Anda gunakan untuk mengirim pesan harus terlihat familiar dan tepercaya bagi penerimanya. Gunakan nama asli Anda dan nama perusahaan dalam nama pengirim. Alamat pengirim yang mengikuti pola ini terbukti memiliki tingkat pembukaan yang lebih tinggi, sehingga meningkatkan kemungkinan email Anda masuk ke kotak masuk pelanggan Anda.
2. Gunakan penyedia layanan email yang tepercaya
Penyedia layanan email yang tepercaya adalah salah satu cara terbaik untuk memastikan kampanye pemasaran email Anda terhindar dari folder spam. Jika Anda menggunakan Maildroppa, Anda tidak perlu khawatir. Namun, jika Anda menggunakan Mailchimp atau layanan email gratis lainnya, email Anda lebih mungkin dianggap sebagai spam. Ini karena penyedia email gratis sering digunakan oleh pengirim spam.
Membayar penyedia layanan email profesional memberi Anda akses ke berbagai alat yang membantu memastikan email Anda terkirim ke kotak masuk. Misalnya, sebagian besar penyedia layanan email seperti Maildroppa menawarkan semacam pemantauan keterkiriman. Artinya, Anda dapat melihat apakah email Anda masuk ke folder spam dan mengambil langkah untuk memperbaiki masalah tersebut.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih penyedia layanan email:
- Reputasi yang baik: Teliti perusahaan tersebut dan pastikan mereka memiliki reputasi yang baik.
- Tingkat pengiriman: Pilih penyedia yang memiliki tingkat pengiriman tinggi. Ini berarti email Anda lebih mungkin sampai ke kotak masuk.
- Pengelolaan filter spam: Beberapa penyedia layanan email menawarkan alat untuk membantu Anda mengelola filter spam. Ini dapat membantu jika Anda mengalami kesulitan agar email terkirim ke kotak masuk.
3. Autentikasi domain Anda
Salah satu cara terbaik untuk menghindari folder spam adalah dengan mengautentikasi domain Anda. Hal ini memberi tahu penyedia email bahwa Anda menggunakan domain sendiri dan bahwa Anda adalah bisnis yang sah, bukan penipu.
Sebagai hasilnya, penyedia email akan lebih mungkin mempercayai email Anda dan mengirimkannya ke kotak masuk.
Ada beberapa cara untuk mengautentikasi domain Anda. Cara yang paling umum adalah melalui DKIM (DomainKeys Identified Mail), yaitu standar autentikasi email.
DKIM menggunakan tanda tangan kriptografis untuk memverifikasi bahwa email dikirim dari domain tertentu. Ini membantu mengurangi kemungkinan serangan spoofing dan phishing.
Metode umum lainnya adalah SPF (Sender Policy Framework), yaitu standar yang memverifikasi bahwa email dikirim dari alamat IP yang diizinkan.
4. Jangan membuat email Anda terlihat seperti spam
Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk memastikan email Anda tidak terlihat seperti spam.
- Jangan berlebihan menggunakan tanda seru. Penggunaan yang terlalu banyak dapat membuat email Anda terlihat seperti spam dan menyebabkan email difilter oleh filter spam. Kami menyarankan agar Anda menggunakannya hanya jika diperlukan.
- Hindari penggunaan terlalu banyak gambar. Email dengan banyak gambar lebih mungkin difilter sebagai spam karena gambar dapat digunakan untuk menyembunyikan teks.
- Hindari penggunaan semua huruf kapital atau semua huruf kecil. Ini karena penipu sering menggunakan teknik tersebut untuk menghindari filter spam.
- Gunakan format teks biasa, bukan format HTML. Email HTML lebih mungkin difilter sebagai spam karena dapat berisi kode tersembunyi yang memicu filter spam. Sertakan tautan ke versi teks biasa email Anda bagi penerima yang lebih menyukai format tersebut.
- Jangan gunakan terlalu banyak tautan dalam email. Email dengan banyak tautan lebih mungkin difilter sebagai spam. Ini karena penipu sering menautkan ke situs web berbahaya. Jika Anda harus menyertakan banyak tautan, sebarkan tautan tersebut di seluruh email agar tidak semuanya terkumpul di satu tempat.
5. Jaga agar konten email tetap singkat dan langsung pada intinya
Konten email Anda harus singkat dan langsung pada intinya. Tidak ada yang ingin membuang waktu membaca novel. Sampaikan inti pesan secara langsung dan pastikan pesan Anda mudah dipahami.
Email yang panjang lebih mungkin difilter sebagai spam karena dapat berisi banyak konten yang tidak relevan bagi penerima. Email panjang juga dapat sulit dibaca di perangkat seluler.
Jaga agar konten email tetap singkat dan berfokus pada satu topik. Sertakan ajakan bertindak agar pelanggan Anda tahu tindakan yang ingin Anda minta dari mereka.
6. Pastikan alamat email Anda tidak terkait dengan spam
Penting untuk memastikan alamat email Anda tidak terkait dengan keluhan spam. Jika terkait, email Anda mungkin akan masuk ke folder spam. Untuk menghindarinya, Anda dapat menggunakan alamat email berbeda khusus untuk kampanye pemasaran.
Anda juga dapat menggunakan alat untuk memeriksa apakah alamat email Anda tercantum dalam daftar hitam. Jika tercantum, Anda dapat mencoba menghapusnya dari daftar tersebut.
7. Permudah orang untuk berhenti berlangganan seperti halnya saat berlangganan
Permudah orang untuk berlangganan ke milis Anda, dan permudah juga bagi mereka untuk berhenti berlangganan. Jika orang harus melalui banyak langkah untuk berhenti berlangganan, mereka lebih mungkin menandai email Anda sebagai spam.
Untuk mempermudah proses ini, Anda dapat menggunakan layanan pemasaran email seperti Maildroppa. Dengan Maildroppa, orang dapat berlangganan ke milis Anda hanya dengan beberapa klik. Jika mereka ingin berhenti berlangganan, mereka juga dapat melakukannya dengan satu klik. Ini akan mengurangi kemungkinan email Anda masuk ke folder spam.
8. Bersihkan milis Anda
Milis yang bersih sangat penting untuk menghindari folder spam. Pastikan untuk menghapus pelanggan yang tidak aktif dari daftar Anda secara berkala, serta alamat yang sebelumnya mengalami bounce. Ini akan membantu menjaga daftar Anda tetap terbaru dan meningkatkan keterkiriman email Anda.
Segmentasi milis Anda juga bermanfaat. Artinya, membagi milis menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil berdasarkan faktor seperti minat, lokasi, atau riwayat pembelian. Segmentasi daftar dapat membantu Anda mengirim email yang lebih terarah dan relevan, sehingga lebih mungkin terkirim ke kotak masuk.
Menggunakan double opt-in adalah cara yang baik untuk memastikan milis Anda bersih dan Anda hanya mengirim email kepada orang yang ingin menerimanya. Dengan double opt-in, pelanggan harus mengonfirmasi langganan mereka sebelum ditambahkan ke daftar Anda. Ini membantu menyaring alamat yang tidak aktif atau palsu. Jika Anda menggunakan Maildroppa, double opt-in merupakan pengaturan standar sehingga Anda tidak perlu mengkhawatirkannya.
9. Miliki jadwal yang konsisten
Mengirim email secara terjadwal dan konsisten adalah cara yang baik untuk menghindari folder spam. Jika Anda mengirim email secara tidak teratur, pesan Anda lebih mungkin terselip dan tidak diperhatikan.
Misalnya, jika Anda hanya mengirim email saat mengadakan penjualan atau promosi, pelanggan Anda mungkin mulai mengabaikan pesan tersebut. Namun, jika Anda mengirim email secara rutin, meskipun hanya untuk membagikan konten yang bermanfaat, mereka lebih mungkin memperhatikannya.
Pengiriman email yang konsisten juga membantu menjaga daftar Anda tetap bersih. Jika seseorang sudah lama tidak membuka email Anda, pertimbangkan untuk menghapusnya dari milis. Dengan begitu, Anda tahu bahwa semua orang dalam daftar Anda tertarik menerima email Anda.
10. Uji dan pelajari
Terakhir, pastikan untuk menguji kampanye email Anda sebelum mengirimkannya. Ini mencakup pengujian baris subjek, konten, dan waktu pengiriman.
Untuk melakukan pengujian A/B pada baris subjek, Anda perlu mengirimkan dua versi email dengan baris subjek berbeda kepada sekelompok kecil pelanggan. Kemudian, Anda dapat membandingkan tingkat pembukaan dan melihat versi mana yang memberikan hasil lebih baik.
Bereksperimenlah dengan konten Anda juga. Cobalah berbagai hal seperti storytelling, serta menambahkan GIF dan tautan artikel untuk melihat apa yang paling direspons oleh pelanggan Anda. Jangan lupa menguji waktu pengiriman yang berbeda untuk mengetahui kapan pelanggan Anda paling mungkin membuka dan berinteraksi dengan email Anda.
Artinya, Anda mengirim email pada waktu yang berbeda dalam sehari atau dalam seminggu untuk melihat kapan pelanggan Anda paling mungkin membukanya. Misalnya, Anda mungkin menemukan bahwa pelanggan lebih mungkin membuka email jika dikirim pada Selasa pagi.
Setelah menguji dan mempelajari apa yang paling cocok untuk audiens Anda, Anda dapat mulai menerapkan perubahan tersebut dalam kampanye email. Ini akan membantu Anda menghindari folder spam dan meningkatkan keterkiriman email.
Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat memastikan kampanye pemasaran email Anda terkirim ke kotak masuk. Untuk menghindari folder spam, penting untuk memiliki milis yang bersih, mengirim email secara konsisten, dan menguji kampanye sebelum mengirimkannya. Anda juga dapat meningkatkan keterkiriman dengan menggunakan double opt-in, melakukan segmentasi daftar, serta mengirim email pada waktu yang konsisten dalam sehari atau seminggu. Dengan melakukan hal ini, Anda dapat memastikan kampanye pemasaran email Anda berhasil.
Ready to Send Better Emails?
Stop juggling bloated tools or overpriced plans. Maildroppa offers personal support, GDPR-level privacy, and powerful email marketing - starting free forever.
No credit card required. No time limit.